Menu

Selasa, 22 November 2011

Romantisme Sang Penakluk

Bangkai-bangkai itu semampai bergelantung

Selaput tipis menjerat tubuh mungil sang penerbang
Menjadikan ornament  anyaman langit-langit

Pijakan kaki selalu terlihat silau sesaat
Terbungkus makanan si pengemis
Menjadikan  pelindung kaki-kaki suci

Barisan  kata pun terukir di dinding kaku
Lukisan pemikiran para penakluk
Menjadikan diary dan rencana masa lalu

Gemuruh semangat diobralkan sesama
Menjadikan tanda
Menjadikan nuansa
Romantisme arena kehidupan

                                                                                Purwokerto, 21 Nopember 2011