gulitanya membias samar
begitu juga impuls-impuls saraf
berkeliaran menyelinap ke indra mata
tak ada kuasa bagiku
hanya menuruti aturan-Mu
rupanya purnama tengah menyambangiku
walau atap itu masih kelabu
enam puluh detik tanpa suara
kau mainkan sinar terang
tak ada keraguan bagiku
hanya menuruti aturan-Mu
deras derai hujan pun menyambut
menemani kelabu persinggahanku
kuteruskan lelapku
karena esok, mentari telah menunggu
itulah keyakinanku
hanya menuruti aturan-Mu
Purwokerto, 12/6/11